Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Lego: Mainan Anak-anak yang Aman

Permainan lego pasti sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Sejak masa edarnya pada tahun 1940 sampai sudah menjadi fenonemana yang populer dan global, lego tetap menjadi permainan menarik bagi anak-anak. Banyak manfaat bisa didapatkan dari permainan sau ini.

Manfaat Bermain Lego Bagi Anak-anak

Bagi masyarakat perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lego. Permainan satu ini memang dipercaya bisa membuat motorik anak jadi lebih berkembang. Selain itu ada berbagai manfaat lain yang diberikan oleh Lego. Apa saja itu ? coba simak penjelasan berikut ini.

1.  Mendorong Anak Untuk Aktif Bermain

Dengan bentuk dan warnanya yang lucu membuat anak semakin penasaran  dan akhirnya punya keinginan untuk bermain lebih aktif lagi. Pastinya orang tua akan senang jika melihat anaknya tumbuh jadi pribadi yang ceria dan riang. Dengan begitu mereka mudah adaptasi dengan lingkungan sekitar.

Lego

Selain itu bermain lego tidak membutuhkan alat-alat bantu lain seperti lem, gunting, untuk membantu merekatkanya. Bagian demi bagiannya mudah untuk pasang dan lepas sehingga tidak perlu lagi mengharuskan anak-anak menyentuh benda tajam, jadi lebih aman.

2.  Membuat Anak Berani Eksplorasi Hal Disekitarnya

Generasi jaman sekarang memang sudah punya pemikiran maju dan lebih fleksibel terhadap segala kondisi, namun mereka cenderung cuek dan enggan eksplorasi hal disekitarnya secara lebih mendalam. Jika dibiarkan lama kelamaan akan membuat mereka jadi anti sosial.

Lego bisa membuat kreativitas anak semakin terasah karena mereka dapat membentuk berbagai amcam bentuk dari bagian-bagiannya. Dengan begitu si kecil juga akan terbiasa melihat lingkungan sekitarnya untuk membuat bentuk-bentuk baru pada permainan legonya.

3.  Membuat Rangsangan Motorik Halus

Selain membuat kreaivitas anak jadi lebih bagus, lego juga bisa membantu mengasah  kemampuan motorik anak terutama usia dibawah lima tahun. Melalui permainan ini mereka bisa belajar untuk menghubungkan bagian per bagian balok yang berbeda ukuran agar jadi satu bentuk utuh.

Jika dilatih secara rutin maka anak jadi lebih mudah menangkap pelajaran yang diberikan kepadanya. Selain itu rangsangan motorik juga membuat balita lebih cepat bisa memakai organ pada tubuh sesuai dengan fungsinya. Misalkan menggenggam makanan dengan erat pakai tangan.

4.  Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Selain itu lego juga bisa membantu anak untuk merasa lebih percaya diri  pada apa yang sedang dikerjakannya. Orang tua juga harus ikut membantu, misalnya dengan apresiasi mengatakan jika pekerjaan mereka bagus atau memberikan saran agar lebih memperbaiki bentuknya kembali.

Bermain lego bisa menjadi salah satu petunjuk mengenai kepribadian anak. Apakah mereka mudah merasa bosan, tekun, mudah menyerah atau selalu merasa penasaran dan selalu ingin mencobanya kembali. Anda sebagai orang tua bisa melihat sambil memantaunya saat sedang bermain.

5.  Membantu Merangsang Kemampuan Analisis

Lego mempunyai banyak bentuk dan ukurannya berbeda satu sama lain. Saat si kecil merasa bentuk yang ia buat kurang  maksimal, maka akan diubah kembali dan diperbaiki sampai bentuknya jadi lebih sempurna.

Secara tidak langsung hal tersebut mengajarkan kepada mereka untuk selalu teliti dan tidak menyerah ketika merasa kurang puas terhadap hasil dari pekerjaannya. Kebiasaan baik tersebut akan ia bawa sampai dewasa nanti.

Permainan lego sendiri saat ini sudah banyak dijual di pasaran. Namun untuk tingkat higeinitas yang terjamin Anda bisa mendapatkannya langsung dari toko terpercaya. Sehingga anak bisa bermain dan tidak ada perasaan was-was dari orang tua.

Posting Komentar untuk "Lego: Mainan Anak-anak yang Aman"